PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PMR TERHADAP PRESTASI PESERTA
DIDIK DI MAN 4 JOMBANG
Disusun
untuk Memenuhi Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Kurikulum Pembelajaran Bahasa
Indonesia
Dosen
Pengampu: Dr. Eva Eri Dia, S.Pd., M.Pd.
LAPORAN PENELITIAN

Disusun Oleh:
Runtut
Dwi Jayanti 206012
PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
SEKOLAH TINGGI ILMU KEGURUAN DAN PENDIDIKAN
PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA
2022
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas
kehadirat Allah SWT. Yang telah melimpahkan rahmat dan hidahyah-Nya sehingga
penulis
dapat menyelesaikan laporan hasil penelitian yang berjudul Pengaruh Kegiatan
Ekstrakurikuler PMR Terhadap Prestasi Peserta Didik di MAN 4 Jombang tepat pada waktunya.Makalah ini ditulis guna memenuhi
salah satu tugas mata kuliah Kurikulum Pembelajaran Bahasa Indonesia. Adapun isi dari laporan hasil penelitian ini yaitu hasil wawancara dengan
pelatih ekstrakurikuler PMR MAN 4 Jombang. Penulis juga mengucapkan terima kasih
kepada:
1.
Dr. Ahmad Sauqi Ahya. M.Pd. Selaku Kaprodi Pendidikan Bahasa
Indonesia
2.
Dr. Eva Eri Dia, S.Pd., M.Pd.. selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Kurikulum Pembelajaran Bahasa
Indonesia
3.
Pihak-pihak yang membantu sehingga laporan ini dapat terselesaikan.
Penulis sudah berupaya dengan maksimal dalam mengerjakan
makalah ini, namun masih banyak kekurangan dalam makalah ini. Oleh karena itu,
segala bentuk kritik dan saran yang sifatnya membangun senantiasa penulis
harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga makalah ini
dapat berguna dan bermanfaat untuk kita semua
Jombang, 22 Juli 2022
Penyusun
Runtut Dwi Jayanti
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2014tentang
Kegiatan Ekstrakurikuler pada Sekolah Dasar dan Menengah, dalam Pasal 2 dinyatakanbahwa:
“Kegiatan ekstrakurikuler diselenggarakan dengan tujuan untuk mengembangkan
potensi,bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama, dan kemandirian
peserta didik secara optimaldalam rangka mendukung pencapaian tujuan pendidikan
nasional”. Wiyani (2013) menjelaskanbahwa kegiatan ekstrakurikuler merupakan
kagiatan pendidikan di luar jam pelajaran yangditujukan untuk membantu
perkembangan peserta didik, sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat,dan minat
mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh peserta didik
dan atautenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah.
(Maryuni Muliani,dkk, 2021)
Salah
satu kegiatan ektrakurikuler di sekolah yang mempunyai banyak manfaat
adalahekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR). Melalui kegiatan inidiharapkan
dapat mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial, serta potensi
danprestasi peserta didik sebagai program yang sangat membantu dalam mencetak
sumber dayamanusia yang berkualitas; termasuk di dalamnya bagaimana pembentukan
karakter peserta didikyang diharapkan adanya penerapan langsung dalam membangun
karakter anak bangsa yangberkepribadian luhur sesuai dengan amanat
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang SistemPendidikan Nasional. (Maryuni
Muliani,dkk, 2021)
MAN 4
Jombang merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berciri khas agama Islam.
Sekolah ini termasuk sekolah unggulan yang banyak diminati. Sekolah ini juga
memiliki banyak prestasi, salah satunya dalam bidang ekstrakurikuler Palang
Merah Remaja (PMR). Ekstrakurikuler menjadi salah satu ektrakurikuler yang
banyak diminati oleh peserta didik MAN 4 Jombang. Oleh karena itu,
ekstrakurikuler PMR MAN 4 Jombang dijadikan objek penelitian ini.
Penelitian
ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengaruh kegiatan ekstrakurikuler
Palang Merah Remaja (PMR) terhadap prestasi peserta didik MAN 4 Jombang. Selain
itu, penelitian ini bertujuan untuk memenuhi penilaian Ujian Akhir Semester
mata kuliah Kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia. Diharapkan juga menjadi
salah satu rujukan atau penambah wawasan dalam penelitian berikutnya.
B.
Rumusan Masalah
Dari
latar belakang di atas, maka rumusan masalah penulisan laporan ini adalah.
1.
Bagaimanakah pandangan pelatih ekstrakurikuler PMR mengenai
ekstrakulikuler PMR di MAN 4 Jombang?
2.
Bagaimana kegiatan ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang?
3.
Bagaimana peran anggota PMR di sekolah?
4.
Bagaimana pengaruh eksrakurikuler PMR terhadap prestasi peserta
didik?
5.
Bagaimana evaluasi/penilaian dari pelatih untuk peserta
ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang?
C.
Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini
yaitu.
1.
Untuk mengetahui pandangan pelatih ekstrakurikuler PMR mengenai
ekstrakulikuler PMR di MAN 4 Jombang.
2.
Untuk mengetahui kegiatan ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang.
3.
Untuk mengetahui peran anggota PMR di sekolah.
4.
Untuk mengetahui pengaruh eksrakurikuler PMR terhadap prestasi
peserta didik.
5.
Untuk mengetahui evaluasi/penilaian dari pelatih untuk peserta
ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang.
D.
Manfaat Penelitian
1. Manfaat Teoritis
Dengan
disusunnya makalah ini, diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan
mengenai kegiatan ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang. Selain itu, penelitian
ini diharapkan juga dapat dijadikan bahan rujukan bagi penelitian selanjutnya.
2. Manfaat Praktis
a. Bagi Guru
Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan
mengenai kegiatan ekstrakurikuler PMR yang diselenggarakan di MAN 4 Jombang.
b. Bagi Mahasiswa
Sebagai salah satu rujukan dalam penelitian
kegiatan ekstrakurikuler di MAN 4 Jombang.
E. Landasan Teori
1.
Ekstrakurikuler PMR
Ekstrakurikuler atau
ekskul merupakan kegiatan tambahan yang dilakukan di luar jam pelajaran yang
digunakan baik di sekolah maupun di luar sekolah dengan tujuan untuk
mendapatkan tambahan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan serta membantu
membentuk karakter peserta didik sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 060/U/1993
dan No. 080/U/1993, kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang tercantum
dalam susunan program sesuai dengan keadaan dan kebutuhan sekolah, dan
dirancang khusus agar sesuai faktor minat dan bakat siswa. Sedangkan, meenurut
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 39 Tahun 2008
tentang Pembinaan kesiswaan, kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu
jalur pembinaan kesiswaan yang diikuti dan dilaksanakan oleh siswa baik di
sekolah maupun di luar sekolah. (Ahmad Basuki, 2019)
Palang Merah Remaja atau (PMR) merupakan suatu
wadah atau organisasi kepemudaan binaan dari Palang Merah Indonesia yang
berpusat di sekolah-sekolah. Salah satu ekstrakurikuler yang menekankan nilai
karakter pada siswa, yaitu kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaha ialah wadah promosi dan
pengembangan anggota muda dari PMI. (Maryuni Muliani,dkk,
2022)
Palang Merah Remaja (PMR)
adalah salah satu ekstrakurikuler yang bergerak di bidang kepalangmerahan yang
merupakan wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja yang bertujuan
membangn dan mengembangkan karakter anggota PMR.
2.
Kegiatan Ekstrakurikuler
PMR
Palang Merah Remaja atau (PMR) merupakan suatu
wadah atau organisasi kepemudaan binaan dari Palang Merah Indonesia yang
berpusat di sekolah-sekolah. Salah satu ekstrakurikuler yang menekankan nilai
karakter pada siswa, yaitu kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja yang
berkaitan dengan dimensi sosial, merupakan salah satu kegiatan yang bergerak
dalam bidang kemanusiaan. Kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja
merupakan salah satu kegiatan yang berperan penting di sekolah. PMR bertujuan
menciptakan siswa untuk dapat memiliki rasa tanggung jawab baik di sekolah
maupun di masyarakat. (Maryuni Muliani,dkk, 2022)
Pelaksanaan kegiatan PMR di
sekolah terdapat pendidikan dan pelaihan diklat untuk lebih mengenal PMR. Dari
kegiatan tersebut terdiri dari teori dan praktik. Kegiatan teori terdapat
beberapa materi anatomi tubuh manusia, pertolongan pertama (PP), kesehatan
reprodksi, materi kepemimpinan, dan sebagainya. Kegiatan tersebut dapat
meningkatkan hasil belajar di sekolah.
3.
Peran Anggota PMR di
Sekolah
Peran PMR, keterlibatan anggota dalam tri bakti PMR
disesuaikan dengan kompetensi dan minat peserta didik, serta kebuuhan untuk
PMR. (Dino, 2021) adapun peran anggota PMR di sekolah yaitu.
·
Memberikan pertolongan pertama kepada teman di sekolah yang sakitt atau
mengalami kecelakaan.
·
Mengadakan kegiatan-kegiatan sosial di sekolah.
·
Menggalang dana kemanusiaan.
·
Mengjaak peserta didik lain uuntuk menerapkan hidp sehat.
·
Mengurus UKS.
·
Menjaga kesehatan lingkungan sekolah.
4.
Pengaruh Ekstrakurikuler
PMR terhadap Prestasi Peserta Didik
Prestasi belajar adalah hasil yang dicapai peserta
didik setelah mengikuti proses belajar di sekolah. Kegiatan PMR berpengaruh
dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di sekolah. Hal ituu terjadi
karena peserta didik memiliki keseimbangan antara kegiatan ekstrakurikuler yang
berfikir dan kegiatan ekstrakurikuler yang menimbulkan kesenangan. Peserta
didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sebagian besar adalah anak yang
berprestasi. Selain itu, ekstrakurikuler dapat menghindari remaja terjerumus
dalam pergaulan bebas, dan sebagainya. Kegiatan PMR mampu meningkatkan
kecerdasan, pengetahuan dan keterampilan dan meningkatkan prestasi belajar
peserta didik. Kegiatan ekstrakurikuler dapat meningkatkan motivasi belajar
peserta didik. (Nur Irfan Septiyanto, 2020)
5.
Penilaian Ekstrakrikuler
PMR
Menurut Muhibbin Syah dalam (Nur Irfan Septiyanto,
2020) mengatakan bahwa evaluuasi/penilaian yang berarti pengungkapan dan
pengukuran hasil belajar pada dasarnya yaitu penyusunan deskripsi peserta
didik, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Kegiatan penilaian biasanya
menggunakan proses kuantitatif yang berupa simbol maupun angka-angka yang
menunjukkan skor akhir dalam pembelajaran. Penilaian ekstrakurikuler dilakukan
oleh pelatih, baik berupa ji teori mauupun uji praktik. (Nur Irfan Septiyanto,
2020)
F.
Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini
adalah penelitian dekstriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif bertujuan untuk
membuat gambaran, faktual, dan akurat mengenai data, sifat-sifat yang didapatkan
dari seorang narasumber yang merupakan pelatih ekstrakurikuler PMR MAN 4
Jombang.
G.
Sasaran Observasi
Sasaran observasi
penelitian ini yaitu pelatih ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang. Pelatih
ekstrakurikuler PMR tersebut bernama Auliaul Ummah, S.Pd. Beliau merupakan alumni dari MAN 4 Jombang.
H.
Waktu dan Tempat Observasi
1.
Waktu observasi
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2022, pukul 16.00
WIB.
2.
Tempat observasi
Lokasi kegiatan observasi ini dilakukan di MAN 4 Jombang yang bertepat
di Jl. KH. Bisri Syansuri No. 21 Denanyar Selatan, Denanyar, Jombang.
I.
Metode Observasi
Metode penelitian ini
adalah penelitian kualitatif. Pada penelitian ini dibuktikan dengan
gambar-gambar kegiatan yang telah dilaksanakan di MAN 4 Jombang. Observasi ini
dilakukan dengan wawancara bersama pelatih ekstrakurikuler PMR MAN 4 Jombang.
Observasi ini dilakukan oleh satu orang pewawancara dan satu orang narasumber.
1. Instrumen Penelitian
a.
Dokumentasi
|
No. |
Tanggal |
Kegiatan |
Gambar |
|||
|
1. |
16/07/2022 |
Logo PMR Wira |
|
|||
|
2. |
16/07/2022 |
Kegiatan Ekstrakurikuler (latihan pertolongan
pertama) |
|
|||
|
3. |
16/07/2022 |
Kegiatan Ekstrakurikuler (latihan di kelas) |
|
|||
4. |
16/07/2022 |
Salah satu peran anggota
PMR (tim kesehatan pondok) |
|
|||
|
5. |
16/07/2022 |
Prestasi Ekstrakurikuler
PMR |
|
|||
|
6. |
16/07/2022 |
Prestasi Ekstrakurikuler
PMR |
|
|||
|
7. |
16/07/2022 |
Anggota PMR Putri |
|
|||
|
8. |
16/07/2022 |
Anggota PMR Putra |
|
|||
|
9. |
16/07/2022 |
Pemberian Hukuman |
|
b.
Wawancara
|
Pedoman Wawancara 1.
Ekstra PMR MAN 4 Jombang ·
Bagaimana pandangan pelatih
terhadap ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang? ·
Apa yang membedakan
ekstrakurikuler PMR dengan ekstrakurikuler yang lain? 2.
Kegiatan ekstrakurikuler PMR
di MAN 4 Jombang ·
Kegiatan apa saja yang biasanya
dilakukan saat latihan PMR? ·
Materi apa saja yang
diajarkan di ekstrarurikuler PMR? ·
Dimana biasanya kegiatan
latihan ekstrakurikuler PMR dilakukan? 3.
Peran Anggota PMR di Sekolah ·
Bagaimana peran anggota PMR
di sekolah? 4.
Problematika ekstrakurikuler
PMR di MAN 4 Jombang ·
Problem/kesulitan apa saja
yang muncul dalam melatih anggota PMR? 5.
Pengaruh Ekstrakurikuler PMR
pada Prestasi Peserta Didik ·
Bagaimana pengaruh
eksrakurikuler PMR terhadap prestasi peserta didik? 6.
Evaluasi/Penilaian
ekstrakurikuler PMR MAN 4 Jombang ·
Bagaimana pengaruh
eksrakurikuler PMR terhadap prestasi peserta didik? |
2.
Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data penelitian ini
adalah wawancara dan dokumentasi.
a.
Wawancara
Wawancara merupakan teknik pengumpulan data
yang dilakukan melalui tanya jawab secara langsung antara peneliti dengan
narasumber. Narasumber penelitian di MAN 4 Jombang ialah Ibu Auliyaul Ummah,
S.Pd. selaku pelatih ekstrakurikuler PMR MAN 4 Jombang.
b.
Dokumentasi
Teknik ini merupakan teknik pengumpulan data
yang diambil dari data yang diambil dari dokumen. Dokumen dapat berupa tulisan,
gambar, atau benda-benda lainnya. Peneliti mengumpulkan data yang bersumber
dari sekolah tersebut dan mendapat persetujuan dari pihak sekolah.
3.
Teknik Analisis Data
Analisis data ialah proses mencari dan
menyusun sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan,
dan dokumentasi.
a.
Reduksi data
Tahap mereduksi data ini, peneliti
merangkum, memilih hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting dari
hasil wawancara yang telah peneliti lakukan di MAN 4 Jombang.
b.
Penyajian data
Setelah data direduksi kemudian tahap
selanjutnya adalah display data. Penyajian data dalam penelitian
kualitatif dilakukan dalam bentuk uraian singkat. Penyajian data ini berfungsi
untuk lebih memudahkan peneliti memahami data yang diperoleh di lapangan.
BAB II
PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PMR TERHADAP
PRESTASI PESERTA DIDIK DI MAN 4 JOMBANG
A. Identitas Wawancara
1.
Narasumber
|
Nama |
: |
Auliyaul Umma, S.Pd. |
|
TTL |
: |
Jombang, 16 Juni 1997 |
|
Alamat |
: |
Jl. Brigjen Kertatarto No.
195 Weru, Mojongapit, Jombang |
|
No. HP |
: |
085785148815 |
|
Email |
: |
|
|
Agama |
: |
Islam |
|
Jenis Kelamin |
: |
Perempuan |
2.
Pewawancara
|
Nama |
: |
Runtut Dwi Jayanti |
|
TTL |
: |
Jombang, 8 Juni 2002 |
|
Alamat |
: |
Dsn. Karang Asem Ds. Karangdagangan Kec. Bandar Kedung Mulyo Kab. Jombang |
|
No. HP |
: |
085730221471 |
|
Email |
: |
|
|
Agama |
: |
Islam |
|
Jenis Kelamin |
: |
Perempuan |
B.
Data Hasil Wawancara
1.
Ekstrakurikuler PMR MAN 4
Jombang
Palang Merah Remaja (PMR) adalah wadah pembinaan
dan pengembangan anggota remaja yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia
(PMI). PMR memiliki beberapa tingkatan yakni PMR mula setara SD, PMR Madya
tingkat SMP, dan PMR Wira tingkatan SMA. MAN 4 Jombang merupakan sekolah
tingkatan SMA, maka tingkat PMRnya yaitu PMR Wira. (Edi Junaedi, 2020)
Dari hasil wawancara yang dilakukan dengan pelatih ekstrakurikuler
PMR MAN 4 Jombang, ekstrakurikuler PMR awalnya tidak terlalu
berkembang, bahkan sempat vakum. Kemudian ketika narasumber sudah menjadi
pelatih PMR MAN 4 Jombang, ekstrakurikuler tersebut mulai berkembang.
Minat peserta didik dalam mengikuti
ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang sangat banyak. Pelatih ekstra
tersebut mengatakan bahwa anggota PMR
MAN 4 Jombang terdiri kurang lebih 60 hingga 70 anggota.
2.
Kegiatan Ekstrakurikuler
PMR di MAN 4 Jombang
Kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja merupakan salah satu
kegiatan yang berperan penting di sekolah. PMR bertujuan menciptakan siswa
untuk dapat memiliki rasa tanggung jawab baik di sekolah maupun di masyarakat.
(Maryuni Muliani,dkk, 2022) Dari data yang diperoleh melalui wawancara,
kegiatan ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang dapa dikatakan cukup banyak.
Seperti, latihan pertolongan pertama, penanganan luka, membantu/berpertisipasi
dalam kegiatan yang ada di lingkungan pondok (tim kesehatan), dan lomba-lomba.
Kegiatan ekstrakrikuler PMR MAN 4 Jombang
dilaksanakan di dalam kelas dan lapangan. Waktu pelaksanaanya yaitu pada hari
Rabu dan Kamis. Dilaksanakan seminggu dua kali, sedangkan sekolah lain biasanya
hanya satu kali dalam seminggu.
3.
Peran anggota PMR di
Sekolah
Anggota PMR MAN 4
Jombang sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan di lingkungan pondok.
Anggota PMR biasanya ditugaskan sebagai tim kesehatan. Selain itu menjadi kader
kesehatan di lingkungan sekolah, pondok, dan masyarakat. Memberikan pertolongan
pertama kepada teman di sekolah yang sakit atau mengalami kecelakaan, mengajak
orang lain hidup sehat, mengurus UKS, dan menjadi tim kesehatan di pondok
pesantren.
4.
Pengaruh eksrakurikuler
PMR Terhadap Prestasi Peserta Didik
Ekstrakrikuler PMR dapat
mempengaruhi prestasi peserta didik di MAN 4 Jombang. Kegiatan ini mampu
menambah wawasan peserta didik dan membuka peluang untuk masa depan. Prestasi-prestasi
yang didapatkan dari ekstrakurikuler akan terus berkesinambungan. Prestasi
tersebut dapat dipergunakan untuk melanjutkan perguruan tinggi. Kegiatan
ekstrakurikuler akan sangat berpengaruuh pada prestasi belajar peserta didik.
Di MAN 4 Jombang, ekstrakurikuler
PMR telah meraih beberapa juara atau piala. Diantaranya yaitu, kejuaraan duta
kesehatan UKS pada tahun 2021, juara melukis, dan sebagainnya.
5.
Evaluasi/Penilaian dari
Pelatih untuk Peserta Ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang
Penilaian dilakuukan
pada akhir ajaran baru sebagai pengisi raport. Untuk menilai anggota PMR,
pelatih ekstra tersebut biasanya memberikan masalah kemudian didisksikan oleh
kelompok. “Kalau masalah tersebut didiskusikan kelompok
penanganannya sudah bagus, berarti nilainya bagus. Biasanya memberikan nilai
A,B sama C. tapi, kalau C ini jarang kita berikan, misalnya kita berikan ke
anak-anak yang kurang aktif. Maksimal datang dua kali, sedangkan sebulan saja
sudah enam kali delapan kali gitu.” Terkadang juga dilakukan praktik,
yaitu mempraktikkan apa yang telah dijelaskan oleh pelatih saat kegiatan
ekstrakrikuler.
BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
Dari pembahasan laporan penelitian ini, peneliti
mencoba menarik sebuah kesimpulan yaitu,.
1.
Ekstrakurikuler
merupakan kegiatan yang dilakukan di luar sekolah.
2.
Anggota PMR
MAN 4 Jombang berperan aktif menjadi tim kesehatan pondok sekaligus madrasah.
3.
Prestasi yang
diraih dari kegiatan ekstrakurikuler dapat dipergunakan dalam jenjang perguruan
tinggi.
4.
Evaluasi
dilakukan pada akhir ajaran baru sebagai pengisi nilai raport.
B.
Saran
Dari hasil wawancara ini, penulis menyarankan
kepada anggota PMR untuk menekuni kegiatan ekstrakurikuler karena kegiatan ini
berdampak terhadap prestasi peserta
didik. Selain itu, untuk pelatih PMR agar dapat memberikan pelatihan yang baik
dan dapat mengembangkan ekstrakurikuler PMR menjadi ekskul yang terbaik di MAN
4 Jombang.
DAFTAR PUSTAKA
Basuki, Ahmad. 2019. Ekstrakurikuler.
https://www.smkalamrayapasuruan.sch.od/ekstrakurikuler2d.
Diakses pada tanggal 20 Juli 2022. Pukul 16.30 WIB.
Junaedi, Edi. 2020. Ekstrakurikuler PMR. https://sman1kapetakan.sch.id/read/17/ekstrakurikuler-pmr. Diakses pada tanggal 23 Juli 2022. Pukul 20.14 WIB.
Muliani, Maryuni, & Radiafilsan,
C. 2021. MANAJEMEN EKSTRAKURIKULER PALANG MERAH REMAJA (PMR). Equity In
Education Journal (EEJ), 4(1), 36-41. https://scholar.googleusercontent.com/scholar?q=cache:XyhMporvMfAJ:scholar.google.com/+ekstrakurikuler+PMR+adalah&hl=id&as_sdt=0,5.
Diakses pada tanggal 20 Juli 2022. Pukul 14.41 WIB.
Septiyanto, Nur Irfan. 2020. Pengaruh
Ekstrakurikuler PMR terhadap Prestasi Belajar Siswa. https://nurirfanseptiyanto7/pengaruh-ekstrakurikuler-pmr-terhadap-prestasi-belajar-siswa. Diakses pada tanggal 25 Juli 2022. Pukul
21.16 WIB.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Latihan 1. Surat Izin Observasi dari
Kampus

Lampiran 2. Surat Tembusan dari MAN 4
Jombang

Lampiran 3. Transkip Wawancara
|
Runtut Dwi J |
: |
“Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatu.“ |
|
Narasumber |
: |
“Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatu.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Sebelumnya perkenalkan nama saya
Runtut Dwi Jayanti, mahasiswa STKIP PGRI Jombang, prodi pendidikan Bahasa
Indonesia. Maksud saya ingin mewawancarai ibu untuk mengetahui bagaimana
ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang. Lansung saja ke pertanyaan pertama,
bagaimana pandangan andan mengenai ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang?“ |
|
Narasumber |
: |
“Menurut saya, ekstrakurikuler PMR
di MAN 4 Jombang ini awalnya tidak terlalu berkembang. Memang, awalnya bukan
saya, tapi teman saya yang mengajar di situ. Dulu saya juga alumni dari MAN 4
Jombang, jadi saya tahu. Dulu waktu saya sekolah di situ, gak ada PMRnya,
terus setelah saya lulus ternyata ada PMR dan pelatihnya juga saya tidak
kenal. Terus lambat laun, kok gak ada kegiata apa di situ. Ternyata pelatih
di situ, apa ya, tidak peduli dengan anak-anak di PMR, jadi ada ekstra ya
udah ekstra aja. Cuman ekstra saja gitu. Terus, setelah mengikuti ekstra itu,
berhenti, satu tahun vakum. Tidak ada ekstra sama sekali. Kemudian temen saya
itu dikenal dengan guru situ, disuruh melatih di situ dan sekaligus jadi
komite di situ. Kemudian saya dipanggil temen saya, karena dia tahu kalau
saya juga alumni MAN 4 Jombang. Akhirnya, akhamdulillahselama dua tahun tiga
tahun ini berjalan dengan baik. PMR di MAN 4 Jombang sudah terlihat, dari
peserta didiknya juga banyak yang ikut dan bisa mengikuti kegiatan di luar
sekolah. Gitu.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Lalu, apa yang membedakan
ekstrakurikuler PMR dengan ekstra yang lain?.“ |
|
Narasumber |
: |
“Kalau ekstra dengan yang lain.
PMR itu kan banyak, ada kesehatan remaja, pertolongan pertama. Kalau yang
lain mungkin misalnya kayak menggambar, olimpiade, atau biasanya kan sama
ekstrakurikuler pramuka juga. Kalau PMR lebih fokusnya itu ke penanganannya
ketika ada temenya ata di dalam pondok, ini kan lingkungan pondok ya, jadi
penanganannya gimana? Biar gak dikit-dikit dibawa ke rumah sakit, takut gitu
atau nangis gitu gak. Jadi, biar tahu kalau ada temennya yang sakitada yang
luka, ada yang pingsan itu dibantu memberikan penanganannya. Gitu.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Jadi biar bisa membantu teman?“ |
|
Narasumber |
: |
“Ya seperti itu juga.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Kalau boleh tahu, berapa jumlah
anggota yang aktif di PMR?“ |
|
Narasumber |
: |
“Untuk saat ini yang dari kelas
sepuluh, sebelas. Kalau sekarang kan naik dari kelas sepuluh ke sebelas, itu
kalau gak salah ada enam puluh tujuh, enam puluhan, enam puluh tujuh saat
itu.itu sudah laki-laki dan perempuan, karena di pondok. Jadinya kan pisah
antara laki-laki sendiri, perempuan sendiri gitu..” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Untuk kegiatannya, apa saja yang
dilakukan pas latihan PMR?“ |
|
Narasumber |
: |
“Kalau pas latihan PMR, saya kan
ngajarnya yang putra, kalau temen saya yang sekaligus pembina itu mengajar
yang putr. Saya biasanya ada prakteknya langsung. Saya suruh praktek , setelah saya kasih materinya, saya kasih
penanganannya, saya suruh praktek. Kemudian ada juga kalau ada yang telat
atau melakukan suatu pelanggaran saya hukum. Hukumannya bukan karena kita
menyiksa siswa ya, tidak. Tapi, biar ada efek jeranya. Soalnya laki-laki
susah banget aturannya. Kalau kita gak keras, kita gak tegas jadinya mereka
ya, ya udah gitu aja. Berhubung saya pegangnya yang cowok, biasanya saya
hukum, menyanyi, menyanyi lagi Indonesia Raya, Marsnya PMI, atau gak gitu
saya suruh push up. Kalau terlalu berat pelanggarannya, itu biasanya
saya suruh push up. Ada yang presentasi, ada yang juga biasanya kalau
ada universitas dari jombang yang mengadakan lomba kita juga mengikuti gitu.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Pada waktu latihan, materi apa
saja yang biasanya diberikan?“ |
|
Narasumber |
: |
“Materinya itu, kalau di PMR ada
tujuh sebenernya. Kalau mengikuti diberikan semuannya belum semua. Kalau saya
sendiri itu, belum semua. Kenapa, dari waktunya. Terkadang itu sekolah ini
masuk, tapi kegiatan tidak masuk, karena dipondok ada kegiatan jadi biasanya
digeser gitu. Materinya biasanya itu, pertolongan pertama, kesehatan remaja,
kebersihan diri sendiri dan limgkungan, bagaimana kalau ada bencana,
bagaimana menghadapi bencana itu, ada donor darah juga. Jadi, kan lingkupannya
SMA, kalau SMA bisa mengadakan juga berpartisipasi adanya kegiatan donor
darah. Kita pernah mengadakan kegiatan donor darah juga di sekolah, gitu.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Lumayan banyak ya?“ |
|
Narasumber |
: |
“Iya.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Dimana biasanya kegiatan
ekstrakurikuler dilakukan?“ |
|
Narasumber |
: |
“Biasanya itu di kelas. Jadi sudah
selesai pelajaran, itukan ada waktunya ekstra sendiri, paling agak sorean itu
di kelas. Ada juga kita kalau butuh misal kepemimpinan itu dilapangan juga
gitu. Kadang-kadang juga di UKS, tapi karena UKSnya tidak terlalu luas ya ” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Untuk latihannya biasanya kapan
dilakukan, setiap minggu berapa kali atau sebulan berapa kali?“ |
|
Narasumber |
: |
“Seminggu kalau di MAN itu
seminggu dua kali. Jadi, hari Rabu dan hari Kamis. Biasanya rata-rata di
sekolahan yang lain kan seminggu sekali, kalau di MAN seminggu dua kali. Gitu.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Sepulang sekolah?“ |
|
Narasumber |
: |
“Sepulang sekolah.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Lalu bagaimana peran anggota PMR
di sekolahan itu?“ |
|
Narasumber |
: |
“Perannya dari anak-anak atau dari
adek-adek itu kegiatannya UKS itu bisa berjalan dengan baik. Ada juga dibagi
shit piket gitu. Kadang, pondoknya mereka juga dibutuhkan di bagian kesehatan.
Jadi manfaat gak materi aja udah selesai nggak, tapi diterapkan juga di UKS.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Lanjut. Bagaimana minat siswa MAN
4 Jombang terhadap ekstra PMR?“ |
|
Narasumber |
: |
“Peminatnya sebebenarnya sangat
banyak. Cuman yaitu tadi terbatas lingkupan, lingkupan pondok, akhirnya ya
terkadang adalah alasannya. Gak boleh sama Bu Nyainya atau gak boleh smaa ibu
kosnya kayak gitu. Kalau minat sih banyak, awal mula pertama kaliada PMR itu
sebelum ajaran-ajaran baru kayak gini kan minatnya buanyak, peminatnya itu
banyak.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Kalau sekarang ada berapa?“ |
|
Narasumber |
: |
“Enam puluhan. Itupun ada yang
aktif, agak aktif ada yang aktif sekali gitu.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Pasti ada problem dalam
menjalankan estrakurikuler. Problem apa saja yang sudah dialami?“ |
|
Narasumber |
: |
“Problemnya? Biasanya dari
sekolah, kita mau ngadain kegiatan
kebetulan sama kayak jadwal sekolahan, atau gak gitu benturan dengan
kegiatan di pondok. Misalnya sudah ditunjuk ada kegiatan, dianya ini gak
hadir atau gak temannya ini gak hadir, ini itu juga gak hadir. Kayak gitu.
Banyak sekali, meskipu sudah SMA tapi
tapi sikap-sikapnya yang masih kayak SMP itu masih terbawa oleh mereka itu.
Ya kita, saya dan teman saya itu bagaimana caranya mereka itu bisa disiplin
dan juga menghargai pelatih dan menghargai mereka sendiri.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Lanjut ya Mbak, ini pertanyaan
inti. Bagaimana pengaruh ekstra PMR terhadap prestasi peserta didik di MAN 4
Jombang?“ |
|
Narasumber |
: |
“Pengaruh ekstranya. Kalau
pengaruh ekstranya ini alhamdulillah setahu saya dari masih sekolah, ekstra
PMR ini bisa dijadikan patokan. Banyak mengikuti kejuaraan PMR bisa digunakan
nanti ketika ke pergurun tinggi setelah selesai atau mereka ingin lanjut ke jenjang
sekolah yang lebih lanjut. Kalau dulu kan mungkin hanya beberapa ekstra,
kalau sekarang di sana alhamdullah PMR sudah dimasukkan. Jadi ya, utuk
adik-adik PMR yang mengikuti kegiatan inibisa dipergunakan. Dulu-dulu
jamannya saya juga mungkin ikut ekstra ya ikut, terus setelah lulus ya gak
ngapa-ngapain, atau gak gitu hanya ikut ekstra menambah nilai. Kalau sekarang
bisa ikut ekstra sangat berpengaruh untuk sekarang, ada poinnya.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Kalau boleh tahu, prestasi apa
saja yang sudah diraih?“ |
|
Narasumber |
: |
“Kalau pretasinya sebenarnya
buanyak ya Mbak. Tapi saya sebutkan beberapa ya, soalnya saya juga gak inget.
Karena lumayan banyak ada yang menjadi juara satu, ada yang menjadi harapan
juga, lha itu lumayan banyak dan saya itu ngelatih di MAN ini sebenernya
masih baru. Hampir masih ada satu tahunan lah. Ada kejuaraan duta kesehatan
UKS itu tahun kemarin, 2021. Terus, lingkup nasional itu di Malang,
Universitas Malang, di lomba itu mendapatkan dua, yaitu giat seni mendapatkan
juara dua dan melukis harapan satu. Ada lagi juga kemarin, barusan yang
lombanya dari Fajar Media itu ndak sampai juara sih memang, tapi sampai semi
final.” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Lalu, bagaimana penilaian atau
evaluasi dari pelatihuntuk peserta
ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang?“ |
|
Narasumber |
: |
“Kalau kita nilainya biasanyanya
diakhir ajaran baru, kalau mau rapotan itu kita penilaiannya itu seperti
mereka kita suruh untuk mempraktekkan apa yang sudah pernah kita jelaskan
setelah itu ada juga yang bisa kelompok bagimana sih caranya menyelesaikan
masalahnya. Kalau masalah tersebut didiskusikan kelompok penanganannya sudah
bagus, berarti nilainya bagus. Biasanya memberikan nilai A,B sama C. tapi,
kalau C ini jarang kita berikan, misalnya kita berikan ke anak-anak yang
kurang aktif. Maksimal datang dua kali, sedangkan sebulan saja sudah enam
kali delapan kali gitu..” |
|
Runtut Dwi J |
: |
“Terima kasih atas waktunya yang
sudah diluangkan untuk wawancara hari ini, semoga diberi kesehatan selalu,
semoga rejekinya lancar, terima kasih ya Mbak, Wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatu“ |
|
Narasumber |
: |
“Aamiin. Waalaikumussalam
warahmatullahi wabarakatu” |
Lampiran 4. Dokumentasi
|
|
|
|||
|
|
|
|||
|
|
|
|||
|
|
|
Link Video Wawancara:

















Komentar
Posting Komentar